Tebing 15 Meter Ambrol, Jalur Cikalong–Pangalengan Lumpuh

KAB. BANDUNG, Lingkar.news Tebing setinggi sekitar 15 meter ambrol dan menutup total jalur penghubung Cikalong menuju Kampung Cikajang, Desa Lamajang, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jumat (1/5/2026).

Longsor tersebut berasal dari Tembok Penahan Tanah (TPT) milik warga dengan panjang sekitar 20 meter dan ketebalan mencapai 2 meter. Material tanah menutup seluruh badan jalan.

Kapolsek Pangalengan, Kompol Edi Pramana, mengatakan pembersihan material longsor belum dapat diselesaikan pada Jumat malam karena volume material yang cukup besar serta keterbatasan alat berat di lokasi.

“Pembersihan material yang menutup badan jalan tersebut membutuhkan bantuan alat berat mengingat volume tanah yang cukup masif. Pembersihan dimulai kembali pada Sabtu pukul 07.00 WIB hingga pukul 10.00 WIB,” ujarnya

Ia menjelaskan, longsor dipicu hujan deras berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Bandung.

“Akibat kejadian tersebut, akses jalan tertutup total oleh material longsoran sehingga tidak bisa dilewati, baik oleh kendaraan roda dua maupun roda empat,” katanya.

Untuk penanganan, tim gabungan yang terdiri dari kepolisian, TNI, BPBD, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Pemadam Kebakaran, serta perangkat desa langsung diterjunkan ke lokasi guna melakukan evakuasi material dan penanganan awal.

Meski skala longsor cukup besar, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. “Korban jiwa nihil. Petugas langsung berkoordinasi untuk langkah penanganan lebih lanjut,” kata Edi.

Sementara itu, Camat Pangalengan, Vena Andriawan, menjelaskan lokasi longsor berada di jalur menuju Gardu Induk (GI) Cikalong milik PLN.

Ia memastikan area permukiman warga tidak terdampak langsung, meskipun akses jalan utama terganggu.

“Sedang ditangani, lokasinya jauh dari pemukiman. Aksesnya punya PLN, sekarang alat berat dari PU sedang dalam perjalanan,” katanya.

Jurnalis: Ant
Editor: Basuki