MATARAM, Lingkar.news – Tokoh nasional asal Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. TGB. Muhammad Zainul Majdi, menyoroti pernyataan konten kreator Permadi Arya yang dinilainya kerap memunculkan narasi sensitif terkait hubungan umat beragama di Indonesia.
Melalui unggahan di laman Facebook pribadinya, TGB mengaku heran terhadap narasi yang menurutnya seolah menggambarkan adanya penindasan terhadap umat Kristiani di Indonesia.
“Saya heran saudara Permadi Arya ini tidak habis-habisnya memprovokasi umat Islam dan umat Kristiani,” tulis TGB dalam unggahannya.
Mantan Gubernur NTB dua periode itu menegaskan bahwa kehidupan antarumat beragama di Indonesia selama ini berjalan harmonis dan saling menghormati meskipun persoalan sosial sesekali tetap terjadi di sejumlah daerah.
Dalam unggahan tersebut, TGB juga menyampaikan data Kementerian Agama tahun 2025 terkait jumlah rumah ibadah dan populasi umat beragama di Indonesia.
Ia menyebut umat Kristiani di Indonesia berjumlah sekitar 29 hingga 31 juta jiwa dengan sekitar 82 ribu gereja, sementara umat Islam mencapai sekitar 240 juta jiwa dengan sekitar 315 ribu masjid.
Menurut TGB, data tersebut menunjukkan bahwa Indonesia tetap menjadi negara yang menjunjung kehidupan beragama secara terbuka dan damai.
“Indonesia adalah negara mayoritas muslim dengan jumlah gereja terbanyak di dunia,” tulisnya.
Ia juga menegaskan bahwa persoalan pendirian rumah ibadah tidak hanya dialami satu kelompok agama tertentu, tetapi dapat terjadi di berbagai tempat dan harus diselesaikan melalui komunikasi yang baik serta penegakan hukum.
“Silaturahim, dialog dan penegakan hukum adalah kunci,” ujarnya.
Dalam unggahan itu, TGB mengingatkan bahwa kerukunan antarumat beragama merupakan fondasi utama persatuan nasional yang harus dijaga seluruh elemen masyarakat.
“Kerukunan umat beragama di Indonesia adalah tulang punggung persatuan bangsa. Jangan dipatahkan,” tulisnya.
TGB juga mengajak masyarakat untuk terus memperkuat rasa persaudaraan kebangsaan tanpa membedakan agama maupun latar belakang kelompok sosial.
“Kita semua, apapun agamanya, adalah saudara sebangsa,” tutupnya.
Jurnalis: Lingkarnews Network
Editor: Basuki