Dishub Karawang Tutup Akses Tanggul Rawagabus Usai Kecelakaan Maut

KARAWANG, Lingkar.news Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang memastikan penutupan permanen akses jalur alternatif menurun dari Jalan Lingkar Interchange Tanjungpura menuju Jalan Raya Tanggul Rawagabus, menyusul kecelakaan maut yang melibatkan truk kontainer dan mobil sedan.

Kepala Dishub Karawang, Muhana, mengatakan keputusan tersebut diambil sebagai langkah preventif untuk menghindari kecelakaan fatal di kemudian hari.

“Akses alternatif jalan baru (Jalan Lingkar Interchange Tanjungpura) ke jalan raya Tanggul Rawagabus akan ditutup secara permanen,” ujarnya, Senin (16/2/2026).

Jalan Sempit Tak Layak untuk Truk Kontainer

Jalan Raya Tanggul Rawagabus yang berada di Kampung Bendasari, Desa Kondangjaya, Kecamatan Karawang Timur merupakan jalan kabupaten dengan lebar terbatas.

Menurut Dishub, ruas tersebut tidak diperuntukkan bagi kendaraan besar seperti truk kontainer, melainkan hanya untuk kendaraan kecil dan sepeda motor.

Muhana menambahkan, penutupan jalur juga dilakukan atas arahan kepolisian guna meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

Koordinasi Rekayasa Lalu Lintas

Seiring penutupan akses tersebut, Dishub Karawang akan berkoordinasi dengan Polres Karawang, khususnya Satuan Lalu Lintas, untuk menerapkan rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi.

Masyarakat diimbau mengutamakan keselamatan berkendara, memastikan kondisi kendaraan layak jalan, serta pengemudi dalam keadaan prima sebelum bepergian.

Kronologi Kecelakaan Maut

Kecelakaan tragis terjadi pada Minggu (15/2/2026) malam, melibatkan truk kontainer nomor polisi (nopol) B 9107 UEI dan mobil sedan Toyota Corolla nopol T 1275 KN.

Insiden tersebut mengakibatkan tiga orang meninggal dunia dan tiga lainnya mengalami luka berat setelah sedan ringsek tertimpa truk kontainer.

Kecelakaan bermula saat truk melaju di jalanan yang menurun. Diduga karena kurangnya kewaspadaan terhadap arus lalu lintas di depannya, pengemudi truk kehilangan kendali hingga akhirnya menimpa sedan Toyota Corolla yang datang dari arah berlawanan.

Kondisi jalan beton yang lurus tapi menurun diduga memperparah situasi hingga berujung pada kecelakaan fatal tersebut.

Jurnalis: Ant
Editor: Basuki