Dualisme Partai Berakhir, Taj Yasin Resmi Jadi Sekjen PPP Periode 2025-2030

JAKARTA, Lingkar.news – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) resmi mengakhiri dualisme kepengurusan. Bersamaan dengan itu, Taj Yasin Maimoen ditetapkan sebagai Sekretaris Jenderal PPP dalam susunan kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP masa bakti 2025–2030.

Kepastian tersebut menyusul diterbitkannya Surat Keputusan Menteri Hukum Nomor M.HH-15.AH.11.02 TAHUN 2025 tentang Pengesahan Perubahan Susunan Kepengurusan DPP PPP. SK tersebut disahkan langsung oleh Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, Senin, 6 November 2025.

Dalam SK tersebut, H. Muhamad Mardiono ditetapkan sebagai Ketua Umum PPP dan Agus Suparmanto sebagai Wakil Ketua Umum. Sementara posisi Sekretaris Jenderal diamanahkan kepada Taj Yasin Maimoen, yang juga dikenal sebagai Gus Yasin.

“Sudah ada SK terbaru yang diakui kedua-duanya (kubu Mardiono dan kubu Agus). Sudah rekonsiliasi. Berikan kesempatan kepada internal PPP untuk melakukan rekonsiliasi dari atas sampai ke bawah,” ujar Supratman yang didampingi Mardiono dan Agus, di Kantor Kementerian Hukum.

Supratman menjelaskan bahwa internal PPP telah melakukan konsolidasi nasional di seluruh tingkatan kepengurusan. Selanjutnya, PPP mengajukan permohonan perubahan susunan pengurus melalui Surat Nomor 4068/EX/DPP/X/2025 tertanggal 3 Oktober 2025.

“Kami berharap sesegara mungkin untuk bisa melengkapi susunan kepengurusan yang lengkap dan Kementerian Hukum siap untuk menerbitkan SK. Saya mohon dalam waktu yang dekat,” pintanya.

Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono menyebut proses rekonsiliasi telah dilakukan dengan pihak Agus Suparmanto, sehingga perbedaan yang selama ini terjadi dapat disatukan dalam kepengurusan baru.

“Nanti di bawah kami juga disatukan melalui kepengurusan yang segera disempurnakan, yaitu melalui forum Mukernas. Saya sampaikan terima kasih kepada pemerintah,” ungkap Mardiono.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum PPP Agus Suparmanto menilai rekonsiliasi ini menjadi momentum penting bagi kebangkitan partai.

“Ini merupakan sejarah. Dalam hal rekonsiliasi ini semoga apa yang kita bangun terutama PPP ini bisa bangkit lagi dan berkiprah di bangsa Indonesia,” tuturnya.

Profil Singkat Taj Yasin Maimoen

Taj Yasin Maimoen, atau yang akrab disapa Gus Yasin, merupakan kader senior PPP sekaligus tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU). Ia adalah putra ulama kharismatik KH. Maimoen Zubair (Mbah Moen), figur sentral PPP dan NU yang berpengaruh dalam politik nasional.

Dalam perjalanan politiknya, Gus Yasin pernah menjabat sebagai Wakil Gubernur Jawa Tengah periode 2018–2023, mendampingi Ganjar Pranowo. Saat ini, Taj Yasin kembali menjabat sebagai Wakil Gubernur Jawa Tengah mendampingi Ahmad Luthfi untuk Periode 2025-2029. Ia dikenal aktif mendorong isu keagamaan moderat, pendidikan pesantren, penguatan santri, serta pembangunan sosial berbasis keumatan.

Di internal PPP, Taj Yasin kerap dipandang sebagai figur pemersatu lintas generasi—menjembatani kader senior dan kelompok muda. Penunjukannya sebagai Sekretaris Jenderal dinilai strategis untuk mengonsolidasikan partai pascarekonsiliasi dan menata ulang mesin organisasi menuju agenda-agenda politik ke depan.

Dengan berakhirnya dualisme dan masuknya Taj Yasin sebagai Sekjen, PPP kini memasuki fase baru konsolidasi, dengan target memperkuat struktur partai dan memulihkan kepercayaan publik menjelang kontestasi politik nasional berikutnya.

Jurnalis: Hms

Editor: Rizky Riawan Nursatria