DPR: Impor 105.000 Mobil India untuk KDKMP Bertentangan dengan Komitmen Prabowo

JAKARTA, Lingkar.news Langkah PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) yang berencana mengimpor sekitar 105.000 unit kendaraan dari India menuai kritik tajam dari parlemen.

Anggota DPR RI Ahmad Iman Sukri menilai kebijakan tersebut kontras atau bertentangan dengan komitmen Presiden Prabowo Subianto yang gencar mendorong penggunaan produk dalam negeri.

“Presiden Prabowo sangat bangga menggunakan kendaraan produksi lokal, bahkan seluruh menteri dan pejabat pemerintah diarahkan menggunakan Maung. Itu sebagai wujud kebanggaan dan komitmen penggunaan produk dalam negeri,” ujar Iman dalam keterangan tertulis, Sabtu (21/2/2026).

DPR Pertanyakan Urgensi Impor Kendaraan

Iman yang juga Wakil Ketua Badan Legislasi DPR mempertanyakan urgensi impor tersebut di tengah kemampuan industri otomotif nasional yang mumpuni.

Menurutnya, produsen dalam negeri memiliki kapasitas besar untuk memenuhi kebutuhan kendaraan komersial seperti pikap dan truk ringan.

“Faktanya, kapasitas industri otomotif nasional masih sangat memadai. Berdasarkan data, kapasitas produksi kita mencapai hingga 2,5 juta kendaraan. Kalau kita mampu membuat kendaraan sendiri, kenapa harus impor?” tegas Iman.

Ia menambahkan bahwa kendaraan niaga ringan jenis pikap merupakan salah satu unggulan industri otomotif Indonesia yang tidak hanya memenuhi pasar domestik, tetapi juga telah menembus pasar ekspor.

BUMN Diminta Hati-Hati Gunakan Anggaran Negara

Iman juga mengingatkan PT Agrinas sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk lebih berhati-hati dalam mengelola belanja negara, terutama di tengah tekanan ekonomi global dan melemahnya daya beli masyarakat.

“BUMN harus berhati-hati dalam menggunakan uang rakyat. Kalaupun ingin belanja, harus ada multiplier effects (efek pengganda) bagi perekonomian Indonesia. Jangan sampai hanya menguntungkan golongan tertentu,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa rencana impor massal ini diduga menabrak regulasi yang ada, yakni Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2014 tentang Perindustrian, yang mewajibkan pengutamaan produk hasil industri dalam negeri.

Detail Rencana Impor PT Agrinas dari India

Sebelumnya, kabar mengenai langkah impor oleh Agrinas diumumkan oleh perusahaan otomotif India, Mahindra and Mahindra Ltd. (M&M), dalam laman perusahaan mereka pada 4 Februari 2026. M&M mengumumkan akan menyuplai 35.000 unit Scorpio Pikup

Pada Jumat (20/2/2026), Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota kepada media di tanah air mengonfirmasi mengimpor 105.000 mobil dari perusahaan India.

Ratusan ribu kendaraan tersebut terdiri atas 35.000 unit mobil pikap ukuran 4×4 dari M&M, kemudian 35.000 unit pikap 4×4 dan 35.000 unit truk roda enam dari Tata Motors.

Jurnalis: Ant
Editor: Basuki