JAKARTA, Lingkar.news – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Republik Indonesia untuk sisa masa jabatan periode 2024–2029. Pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Kamis (5/2/2026) sore.
Pelantikan tersebut ditetapkan melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 3M Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Wakil Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih Periode 2024–2029 yang diteken Presiden Prabowo pada hari yang sama.
Presiden Prabowo memimpin langsung prosesi pengambilan sumpah jabatan. Usai mengucapkan sumpah, Juda Agung menandatangani berita acara pelantikan.
Latar Belakang Pendidikan Juda Agung
Juda Agung dikenal sebagai ekonom dengan rekam jejak panjang di bidang kebijakan moneter dan keuangan, meskipun pendidikan awalnya tidak berasal dari disiplin ekonomi.
Pria kelahiran Pontianak, Kalimantan Barat pada 16 Agustus 1964 ini meraih gelar sarjana di Institut Pertanian Bogor (IPB) pada 1987 dengan jurusan Teknologi Pertanian. Delapan tahun kemudian, ia melanjutkan studi magister di bidang keuangan, perbankan, dan finansial di University of Birmingham, Inggris.
Masih di kampus yang sama, Juda meraih gelar doktor (PhD) bidang ekonomi pada 1999.
Rekam Jejak Karier di Bank Indonesia dan IMF
Karier profesional Juda Agung dimulai di Bank Indonesia sebagai Staf Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter. Ia juga pernah mendapatkan penugasan di Kantor Perwakilan BI London pada periode 1992–1999.
Sekembalinya ke Indonesia, Juda menapaki jalur riset sebagai peneliti ekonomi junior (1999–2002) dan peneliti ekonomi (2002–2003) di Direktorat Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter BI, sebelum dipercaya menjadi analis senior.
Pada periode 2006–2008, ia menjabat sebagai Kepala Bagian Direktorat Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter serta bertugas di Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF).
Menjabat Deputi Gubernur BI hingga Mundur
Karier Juda terus menanjak. Ia pernah menjabat sebagai Advisor Ekonomi dan Kebijakan Moneter (2012–2013), Kepala Grup Direktorat Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter (2013), hingga dilantik sebagai Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI pada 2014 oleh Gubernur BI saat itu, Agus D. W. Martowardojo.
Pada 2017–2019, Juda kembali berkiprah di level global sebagai Direktur Eksekutif IMF. Setelah itu, ia dipercaya menjadi Asisten Gubernur BI yang membidangi Stabilitas Sistem Keuangan dan Kebijakan Makroprudensial pada 2020–2022.
Juda Agung resmi dilantik sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 147/P Tahun 2021, dengan masa jabatan hingga 2027. Namun, ia dilaporkan telah mengajukan surat pengunduran diri sejak 13 Januari 2026
Mengisi Posisi Wamenkeu Kabinet Merah Putih
Bersamaan dengan pengunduran dirinya dari BI, nama Juda Agung sempat dirumorkan akan bertukar posisi dengan Thomas. Rumor tersebut akhirnya terkonfirmasi dengan pelantikannya sebagai Wakil Menteri Keuangan RI.
Penunjukan Juda Agung sebagai Wamenkeu kembali diresmikan melalui Keppres Nomor 3M Tahun 2026 yang ditandatangani Presiden Prabowo Subianto pada 5 Februari 2026.
Jurnalis: Ant
Editor: Basuki