Kabupaten Bogor, Lingkar.news – Bupati Bogor Rudy Susmanto memastikan hasil panen dari pemanfaatan median Jalan Bojonggede-Kemang (Bomang), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menjadi pendapatan kelompok tani dan masyarakat sekitar.
“Hasil panennya sepenuhnya untuk kelompok-kelompok tani. Kepala desa juga ikut mengarahkan agar hasilnya menjadi pendapatan kelompok tani dan masyarakat sekitar,” kata Rudy di Jalan Bomang, Kabupaten Bogor, Jumat (25/9/2026).
Ia mengatakan median Jalan Bomang sepanjang lebih dari delapan kilometer dimanfaatkan untuk mengembangkan pertanian terpadu selama belum dibangun menjadi jalur cepat.
Pemanfaatan lahan tersebut diawali dengan membersihkan semak dan tumpukan sampah yang terdapat di sejumlah bagian median jalan. Masyarakat sekitar kemudian membentuk kelompok tani dan mulai melakukan penanaman.
Menurut Rudy, uji coba penanaman sempat menghadapi kendala akibat kemarau panjang dan minimnya intensitas hujan. Pemerintah daerah bersama kelompok tani kini kembali mengoptimalkan lahan setelah hujan mulai turun.
“Sekarang hujan mulai turun dan air mulai mengalir. Kita akan mengoptimalkan delapan kilometer jalan ini untuk pertanian terpadu,” ujarnya.
Rudy menjelaskan pemanfaatan lahan milik pemerintah tersebut dilakukan melalui mekanisme sesuai ketentuan, antara lain izin pinjam pakai, kerja sama, maupun kerja sama operasi.
Kerja sama itu juga harus sesuai dengan ketentuan tata ruang dan peraturan perundang-undangan agar pemanfaatan aset pemerintah memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ia menegaskan lahan milik Pemerintah Kabupaten Bogor dapat dimanfaatkan masyarakat selama belum digunakan pemerintah dan seluruh ketentuan hukumnya dipenuhi.
Median Jalan Bomang dalam perencanaan jangka panjang akan dibangun menjadi jalur cepat. Namun, pembangunan itu masih membutuhkan waktu beberapa tahun.
Pemkab Bogor menargetkan pembangunan ruas jalan di kedua sisi median rampung pada 2026, sedangkan pembangunan jembatan layang direncanakan pada 2027.
“Selama belum menjadi jalur cepat, daripada menjadi lahan tidur dan kembali digunakan oknum tidak bertanggung jawab untuk membuang sampah, lahan tersebut dimanfaatkan masyarakat sekitar,” kata Rudy.
Ia berharap pemanfaatan median Jalan Bomang dapat meningkatkan pendapatan kelompok tani, memperkuat ketahanan pangan, sekaligus menjaga kawasan tersebut tetap bersih dan produktif.
Pewarta: Rara
Editor: Saiful Muhlis
