BANDUNG BARAT, Lingkar.news – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat, Jawa Barat, memulai pendataan tahap awal sebagai persiapan relokasi warga terdampak longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua.
Pendataan ini sekaligus menjadi dasar penentuan hunian baru yang aman bagi warga yang rumahnya hilang atau berada di zona risiko bencana.
Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail menyatakan, pendataan dilakukan secara detail dengan memilah rumah per rumah berdasarkan zonasi terdampak, terancam, dan zona aman.
“Kami lakukan pendataan wilayah berdasarkan zona merah dan zona kuning. Pada hari ini sebagian warga diperbolehkan pulang, dan selanjutnya akan kami lakukan pendataan ulang,” ujar Bupati Jeje, Jumat (30/1/2026).
Penyediaan Huntara dan Rencana Huntap
Jeje Ritchie menjelaskan, proses relokasi akan dibarengi dengan penyediaan hunian sementara (huntara) bagi warga yang rumahnya tidak dapat ditempati akibat terdampak langsung bencana.
Untuk rencana penyediaan hunian tetap (huntap), Pemkab Bandung Barat saat ini tengah melakukan pengecekan terhadap tanah carik desa yang berpotensi dijadikan lokasi relokasi warga terdampak.
Sekda Tekankan Akurasi Data
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bandung Barat, Ade Zakir, menambahkan bahwa pemerintah daerah telah menerima data awal zonasi rumah warga yang masuk kategori terdampak, terancam, maupun aman.
“Kami sudah mendapatkan data zonasi rumah masyarakat yang terdampak, terancam, dan aman. Saat ini sedang kami pilah rumah per rumah. Bagi yang berada di luar zona tersebut, kami juga mengimbau agar segera kembali ke rumah masing-masing,” kata Ade Zakir.
Sekda menegaskan pendataan yang teliti dan akurat menjadi hal krusial agar proses relokasi benar-benar tepat sasaran serta tidak menempatkan warga pada risiko bencana serupa pada masa mendatang.
Pada kesempatan yang sama, Pemkab Bandung Barat juga menginisiasi pembangunan sumur bor di sekitar enam titik yang dibutuhkan warga sebagai langkah untuk mengatasi gangguan pasokan air bersih yang masih dialami sebagian pengungsi yang telah kembali ke rumah mereka.
Jurnalis: Ant
Editor: Basuki
