LINGKAR JABAR

Menuju PON 2028, Kejurnas Berkuda Memanah III Bogor Resmi Diikuti 13 Provinsi

Bogor, Lingkar.newsPersatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Berkuda Memanah III Tahun 2026 di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Ajang yang dibuka secara resmi pada Sabtu, (19/09/2026) ini menjadi tolok ukur penting dalam mengukur kesiapan dan pembinaan para atlet sebelum cabang olahraga tersebut dipertandingkan untuk pertama kalinya pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kompetisi nasional yang berlangsung pada 17-20 September 2026 di Cakrawala Nuansa Nirwana (CNN), Ciampea, Kabupaten Bogor ini diikuti oleh 98 atlet berprestasi dari 13 provinsi di Indonesia. Sebanyak 14 nomor dipertandingkan guna menyaring potensi terbaik yang akan diproyeksikan ke tingkat nasional maupun internasional.

Ketua Umum Pordasi Berkuda Memanah, Triwatty Marciano, menyampaikan bahwa PON 2028 akan menjadi tonggak sejarah yang sangat penting bagi perkembangan olahraga berkuda memanah di tanah air. Sebagai langkah persiapan, arena pertandingan berstandar internasional rencananya akan dibangun di Desa Lantan, Kabupaten Lombok Tengah, NTB. Ia juga memuji peningkatan kualitas yang ditunjukkan oleh para atlet, perangkat pertandingan, serta ofisial selama kejuaraan nasional ini berlangsung.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman, menekankan pentingnya kejurnas sebagai bagian dari evaluasi pembinaan prestasi di setiap daerah secara berjenjang. Dalam rangkaian event ini, KONI juga melepas sejumlah atlet Indonesia untuk berlaga di kompetisi internasional, seperti IHAA Greater Asian Championship di Rusia dan IHAA Oceania Regional Championship di Australia, demi memperluas jam terbang internasional menuju target eksibisi Olimpiade Brisbane 2032.

Secara keseluruhan, penyelenggaraan kejurnas ini menyimpulkan bahwa penguatan kompetisi berjenjang, peningkatan kualitas pembinaan di daerah, serta pengiriman atlet ke ajang internasional menjadi kunci utama dalam menyukseskan debut cabang olahraga berkuda memanah pada PON 2028 mendatang.

“Ini adalah tahun kedua menjelang tahun ketiga Pordasi Berkuda Memanah bertransformasi dalam menghadapi PON 2028 yang sudah ditetapkan bahwa untuk berkuda memanah dilaksanakan di Nusa Tenggara Barat,” kata Triwatty.

“Sangat membanggakan. Saya mengapresiasi seluruh ketua provinsi yang telah membina para atletnya di masing-masing provinsi,” ujarnya.

“Prestasi olahraga tidak dapat diraih secara instan, melainkan harus didukung dengan pembinaan serta kompetisi yang dilakukan secara berjenjang dan berkesinambungan,” kata Marciano.

Pewarta: Rara
Editor: Saiful Muhlis

Exit mobile version