KOTA BOGOR, Lingkar.news – Harga tiket bus di Terminal Baranangsiang, Kota Bogor, Jawa Barat sudah naik sekitar 16 persen pada Senin, 24 Maret 2025.
Kepala Terminal Baranangsiang, Moses Lieba Ari, mengatakan kenaikan harga tiket bus di Terminal Baranangsiang akan naik secara bertahap memasuki musim mudik hingga mendekati Lebaran 1446 Hijriah.
Selain itu Moses memprakirakan harga tiket bus akan terus meningkat hingga 100 persen.
“Kenaikan (tiket) bertahap, sudah naik 16 persen. Nanti naik 100 persen sekitar 25—26 Maret 2025,” ungkap Moses, Senin, 24 Maret 2025.
Selain harga tiket, jumlah penumpang jasa transportasi massal bus juga mulai mengalami peningkatan. Tercatat, sebanyak 1.433 penumpang meninggalkan Kota Bogor dari terminal tersebut sejak Sabtu, 22 Maret.
“Sudah mulai ada kenaikan tanggal 22 kemarin. Diprediksi, hari ini ada kenaikan lagi,” kata dia.
Moses menjelaskan, jumlah tersebut didominasi keberangkatan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) dan perkotaan. Daerah paling banyak menjadi tujuan yakni Sumatera dan Jawa.
“Sementara ini dominasi (tujuan) Sumatera Barat, Jawa Tengah sama Kuningan,” jelasnya.
Ia juga memprediksi puncak arus mudik Lebaran di Terminal Baranangsiang akan terjadi pada 27 Maret 2025. Namun, kondisi tersebut masih bisa berubah melihat pergerakan para pemudik.
“Kalau prediksi (puncaknya) di tanggal 27, tetapi belum tahu nanti situasi hari berikutnya seperti apa,” ucapnya. (Lingkar Network | Anta – Lingkar.news)