Bekasi, Lingkar.news – BPJS Ketenagakerjaan memperkuat sinergi dengan Kawasan Industri Jababeka Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, untuk mendorong kepatuhan perusahaan dan memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja.
Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat menyampaikan bahwa Jababeka memiliki potensi besar untuk memperluas cakupan perlindungan pekerja. Hal itu disampaikannya di Jababeka Cikarang, Jumat (30/10/2026).
“Dengan luas 5.600 hektare serta menaungi 2.000 perusahaan skala nasional maupun multinasional dari 30 negara, Jababeka punya potensi besar memperluas jangkauan perlindungan sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan pekerja dan keluarganya,”
Saiful menjelaskan, kawasan industri memiliki peran strategis karena melibatkan berbagai sektor yang saling terhubung. Sektor tersebut mencakup manufaktur, perusahaan pendukung, penyedia jasa, kontraktor, hingga usaha yang membentuk ekosistem kehidupan masyarakat.
“Bagi kami, Jababeka telah berkembang menjadi ekosistem yang sangat besar. Di dalamnya terdapat industri, pendidikan, permukiman, infrastruktur, logistik, pekerja dan keluarga yang seluruhnya saling terhubung,”
Layanan Proaktif untuk Perlindungan Pekerja
Menurut Saiful, ekosistem tersebut membuka peluang bagi BPJS Ketenagakerjaan untuk menghadirkan layanan yang lebih proaktif. Pendekatan ini juga membantu perusahaan memastikan pekerja memperoleh perlindungan sesuai ketentuan.
Identifikasi kebutuhan sejak dini dilakukan agar kendala kepesertaan maupun administrasi dapat diantisipasi sebelum berkembang menjadi persoalan.
Pendekatan tersebut didukung layanan pendaftaran peserta, pengkinian data melalui Jamsostek Mobile (JMO), konsultasi Sistem Informasi Pelaporan Perusahaan (SIPP), literasi program, kegiatan promotif dan preventif, serta konsultasi Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan.
Saiful menegaskan bahwa BPJS Ketenagakerjaan ingin hadir lebih awal untuk memahami kebutuhan perusahaan dan pekerja.
“Kami tidak ingin hanya menunggu sampai ada masalah atau peserta datang meminta layanan. Kami ingin hadir lebih dahulu, melihat kebutuhan perusahaan dan pekerja, kemudian memberikan solusi dengan tetap memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan. Dengan demikian, perusahaan lebih mudah memenuhi kewajiban dan pekerja mendapatkan perlindungan sesuai haknya,”
MLT Perumahan dan Pemberdayaan Ekonomi
BPJS Ketenagakerjaan juga mendorong peningkatan kesejahteraan pekerja melalui MLT Perumahan. Salah satu peluang yang dapat dioptimalkan pengelola kawasan industri adalah kredit konstruksi, berupa fasilitas pembiayaan untuk mendukung pembangunan perumahan pekerja.
Melalui skema tersebut, pengelola kawasan dapat menjajaki pengembangan hunian di sekitar kawasan industri. Dengan demikian, pekerja memiliki akses terhadap tempat tinggal yang layak dan lebih dekat dengan lokasi kerja.
Pengembangan perumahan itu membuka peluang pembiayaan pembangunan hunian sekaligus mendukung efisiensi mobilitas pekerja bagi perusahaan. Pekerja juga dapat menghemat waktu dan biaya perjalanan sehingga memiliki lebih banyak waktu bersama keluarga.
Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bekasi Cikarang Muhyiddin Dj menjelaskan, selain kredit konstruksi, MLT Perumahan mencakup Kredit Pemilikan Rumah (KPR), Pinjaman Uang Muka Perumahan (PUMP), dan Pinjaman Renovasi Perumahan (PRP) bagi peserta yang memenuhi persyaratan.
Fasilitas tersebut memberikan alternatif pembiayaan yang lebih terjangkau bagi pekerja untuk memiliki maupun memperbaiki hunian. Manfaat jaminan sosial juga terus dikembangkan melalui Program Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian Penerima Manfaat (Peka).
Muhyiddin menjelaskan tujuan program tersebut bagi penerima manfaat.
“Program ini mendukung penerima manfaat, khususnya ahli waris peserta, agar santunan yang diterima dapat menjadi titik awal membangun kemandirian ekonomi keluarga,”
Wakil Direktur Utama PT Jababeka Tbk Budianto Liman berharap kerja sama yang telah terjalin terus diperkuat untuk memperluas perlindungan dan meningkatkan kesejahteraan pekerja.
“Kami berharap manfaat dari berbagai program BPJS Ketenagakerjaan dapat dirasakan secara nyata dan membantu pekerja menghadapi berbagai risiko yang mungkin terjadi,”
Pewarta: Rara
Editor: Saiful Muhlis
