Kabupaten Bogor, Lingkar.news – Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menyiapkan lelang dini untuk sekitar 10 proyek prioritas pembangunan tahun anggaran 2027. Proses pengadaan dijadwalkan berlangsung pada Desember 2026 agar pelaksanaan pembangunan dapat dimulai lebih cepat.
Bupati Bogor Rudy Susmanto di Cibinong, Jawa Barat, Selasa (3/11/2026), mengatakan mekanisme tersebut disiapkan supaya sejumlah proyek strategis bisa segera dikerjakan setelah anggaran tahun 2027 disahkan.
“Ada sekitar 10 pekerjaan yang akan kita lakukan tender dini pada tahun ini untuk pelaksanaan tahun anggaran 2027,”
Sejumlah proyek yang dipersiapkan melalui lelang dini antara lain pembangunan flyover Bojonggede-Kemang (Bomang) serta embarkasi haji dan umrah di kawasan Stadion Pakansari, Cibinong.
Flyover Bomang dan Embarkasi Haji Masuk Proyek Prioritas
Pembangunan flyover Bomang diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp150 miliar. Infrastruktur ini disiapkan untuk meningkatkan konektivitas wilayah Bojonggede dengan kawasan Jalan Tegar Beriman sekaligus mendukung kelancaran mobilitas masyarakat.
Sementara itu, pembangunan embarkasi haji dan umrah direncanakan menggunakan APBD Kabupaten Bogor tahun 2027 sebesar Rp142 miliar.
Bangunan tujuh lantai yang dirancang menyerupai Zamzam Tower tersebut akan dibangun di kawasan Masjid Raya Nurul Wathon, Kompleks Stadion Pakansari. Fasilitas itu disiapkan untuk menunjang pelayanan jamaah haji dan umrah.
Rudy menjelaskan, persiapan proyek prioritas juga menjadi bagian dari pemenuhan Monitoring Center for Prevention (MCP) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), terutama untuk memastikan kesiapan perencanaan, administrasi, dan ketersediaan lahan.
Menurut dia, pembangunan infrastruktur harus dilakukan secara terencana dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, termasuk meningkatkan akses pendidikan, pelayanan kesehatan, serta pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kita ingin memastikan pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan kesehatan dan pendidikan, serta pertumbuhan ekonomi berjalan secara terencana, bertahap, dan menjawab kebutuhan seluruh masyarakat,”
Syarat Lelang Dini dan Penandatanganan Kontrak
Kepala Bagian Unit Layanan Pengadaan Barang dan Jasa (ULPBJ) Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor Arie Fikriansyah mengatakan lelang dini dijadwalkan dimulai pada Desember 2026 setelah perangkat daerah pengusul memenuhi seluruh persyaratan pengadaan.
Setiap paket pekerjaan harus dilengkapi dokumen perencanaan, detail engineering design (DED), alokasi anggaran, serta permohonan tender sebelum diumumkan melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE).
“Nanti tender ini dilaksanakan di Desember. Tetapi asal dinasnya sudah ada permohonan tender, ada anggaran yang sudah dimasukkan di anggaran 2027, dan persyaratan tender sudah lengkap,”
Arie menjelaskan, perangkat daerah dapat mengajukan paket pekerjaan pada November maupun Desember 2026. Namun, pengumuman melalui LPSE harus dilakukan pada Desember agar masuk dalam mekanisme lelang dini.
Proses pemilihan penyedia dapat dilaksanakan sebelum pergantian tahun anggaran. Adapun penandatanganan kontrak baru dilakukan setelah APBD 2027 disahkan.
“Berkontraknya setelah anggaran disahkan,”
Melalui mekanisme lelang dini, Pemkab Bogor berharap pelaksanaan proyek prioritas pada 2027 dapat dimulai lebih cepat tanpa harus menunggu proses pengadaan yang biasanya berlangsung setelah memasuki tahun anggaran berjalan.
Pewarta: Rara
Editor: Saiful Muhlis
