LINGKAR JABAR

Gaet Investor, Jabar Tawarkan 46 Proyek Siap Pakai di Selangor Business Summit

Bandung, Lingkar.news – Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersiap menawarkan 46 proyek pekerjaan strategis serta puluhan kawasan industri siap pakai dalam ajang Selangor International Business Summit (SIBS) 2026 yang akan berlangsung pada Juli dan Oktober mendatang. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Barat, Dedi Taufik, menyampaikan di Bandung, Selasa (23/6/2026), bahwa langkah ini merupakan komitmen besar untuk menjaring potensi investasi dari 12 sektor unggulan di Jawa Barat.

Sebanyak 46 proyek pada sektor unggulan tersebut mencakup bidang Kedirgantaraan-Perkeretaapian-Otomotif (Kawasan Kertajati, Patimban, LRT Bandung), Industri Kreatif, Utilitas Energi dan Energi Terbarukan (Waste-to-Energy TPPAS Regional Cirebon Raya), Kawasan Industri Majalengka, Teknologi (Start-up Agrivision), Pariwisata Kesehatan (Sari Medika Resort), Agrikultur (Tasikmalaya Palm Sugar Industry Center), Infrastruktur (Sistem Penyediaan Air Patimban), hingga proyek pada sektor hilirisasi.

“Proyek-proyek tersebut dirancang sangat presisi untuk memikat pasar regional dari sektor kedirgantaraan, teknologi, energi, hingga hilirisasi,” kata Dedi.

Selain puluhan proyek strategis, Pemprov Jabar juga akan mempromosikan 44 kawasan industri yang dipastikan berstatus siap pakai (clean and clear) dari segala aspek. Hal ini termasuk jaminan keamanan penuh dari praktik pungutan liar (pungli) maupun premanisme di wilayah Bekasi, Bogor, Sukabumi, Purwakarta, Karawang, Subang, Indramayu, Majalengka, dan Sumedang.

Dari 44 kawasan itu, Dedi mengatakan sebanyak 24 kawasan industri di antaranya kini telah difasilitasi skema KLIK (Kemudahan Investasi Langsung Konstruksi) sebagai kemudahan regulasi yang ekstrem.

Melalui fasilitas ini, investor yang masuk ke kawasan tidak perlu lagi mengantre panjang mengurus Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan sejenisnya, melainkan bisa langsung membangun, karena analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL) utamanya sudah diselesaikan oleh pemerintah. (rara-lingkar.news)

Exit mobile version