LINGKAR JABAR

Cetak Kelas Menengah Baru, Pemprov Jabar Buka Beasiswa Sekolah Industri

BANDUNG, Lingkar.news Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) menargetkan terciptanya kelas menengah baru melalui program beasiswa sekolah industri unggulan bagi siswa dari keluarga kurang mampu.

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi menyatakan bahwa program ini dirancang untuk membuka akses pendidikan berkualitas yang selama ini sulit dijangkau oleh masyarakat ekonomi bawah.

“Semangatnya adalah harus lahir kelas menengah baru dari Jawa Barat melalui sekolah-sekolah industri unggulan. Selama ini jarang masyarakat menengah ke bawah bisa mengakses pendidikan tersebut,” ujar Dedi di Bandung, Jumat (24/4/2026).

Dedi, yang akrab disapa KDM, menyebut saat ini akses beasiswa telah diberikan kepada 100 siswa dan jumlahnya ditargetkan meningkat hingga 800 penerima.

Dengan latar belakang pendidikan unggulan, para siswa tersebut diproyeksikan tidak hanya menjadi buruh kasar, tetapi memiliki jalur karier yang jelas hingga level manajer di perusahaan besar.

Langkah ini mendapat dukungan dari dunia usaha. Ketua DPP Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Jabar Ning Wahyu Astutik menilai ketersediaan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas menjadi faktor utama agar industri tetap bertahan dan kompetitif di Jawa Barat.

“Beliau (KDM) fokus untuk menciptakan SDM-SDM yang berkualifikasi dengan menciptakan sekolah gratis bagi anak-anak yang mampu secara akademik. Kemudian nantinya dibentuk menjadi satu talent untuk mendukung para pengusaha yang membutuhkan tenaga kerja,” kata Ning usai Forum Industri Jawa Barat di Bale Gede Pakuan, Bandung, Kamis (23/4/2026).

Forum Industri Jawa Barat menjadi wadah strategis untuk menyelaraskan kebutuhan tenaga kerja industri dengan kurikulum pendidikan agar lulusan lebih siap masuk ke dunia kerja.

Selain penguatan kualitas tenaga kerja, forum tersebut juga membahas penyelesaian berbagai kendala investasi, hilirisasi industri, hingga penerapan industri hijau yang berkelanjutan di Jawa Barat.

Jurnalis: Ant
Editor: Basuki

Exit mobile version