BANDUNG, Lingkar.news – Pemerintah Kota (Pemkot) Kota Bandung meningkatkan anggaran infrastruktur jalan dari Rp130 miliar menjadi Rp300 miliar pada 2026.
Kenaikan ini dilakukan untuk mempercepat pembangunan dengan tetap mengedepankan perencanaan yang matang dan akuntabel.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan bahwa peningkatan anggaran harus diiringi kualitas perencanaan dan pelaksanaan agar hasil pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat.
“Perencanaan kita harus sangat matang sehingga terserap Rp300 miliar. Jangan cuma besar di angka, tapi tidak berkualitas,” ujar Farhan, Jumat (20/2/2026).
Penguatan Tata Kelola dan Pencegahan Korupsi
Farhan mengakui masih terdapat catatan dari Komisi Pemberantasan Korupsi terkait ketidaksesuaian antara perencanaan dan hasil inspeksi pekerjaan infrastruktur.
Karena itu, Pemkot Kota Bandung berupaya meningkatkan skor pencegahan korupsi melalui pembenahan tata kelola penganggaran serta pengawasan proyek pembangunan.
“Kita harus meningkatkan lagi scoring pencegahan korupsi supaya bisa menjalankan amanat APBD dengan baik,” katanya.
Ia memastikan lonjakan anggaran infrastruktur tetap dibarengi komitmen pada pembangunan yang transparan, sehat, dan berkelanjutan.
Fokus Tahun Kedua: Infrastruktur dan Ekonomi Rakyat
Memasuki tahun kedua masa kepemimpinannya, Farhan menyebut fokus pembangunan Kota Bandung diarahkan pada pembenahan infrastruktur, penguatan ekonomi rakyat, serta peningkatan serapan tenaga kerja.
“Memasuki tahun kedua, Kota Bandung terus bergerak dari perencanaan menuju pelaksanaan, dari kebijakan menuju aksi nyata. Setiap langkah pembangunan kami dasarkan pada data agar tepat sasaran,” ujarnya.
Menurutnya, tahun pertama kepemimpinan menjadi fase penataan fondasi pembangunan, mulai dari pembenahan tata kelola, penguatan data kewilayahan, hingga percepatan intervensi berbasis kebutuhan riil masyarakat.
“Pembangunan Kota Bandung dimulai bukan dari asumsi, melainkan dari data yang jujur dan kenyataan yang dihadapi warga setiap hari,” katanya.
Jurnalis: Ant
Editor: Basuki
