TPP Kabupaten Sumedang Perkuat Pengawalan Koperasi Desa Merah Putih dan Integritas Pendampingan

SUMEDANG, LINGKAR.NEWS – Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kabupaten Sumedang menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) strategis di Gedung Serbaguna Desa Cimalaka, Selasa (18/8/2026).

Pertemuan yang diikuti oleh Pendamping Lokal Desa (PLD), Pendamping Desa (PD), hingga Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) ini difokuskan pada penguatan integritas pendamping serta percepatan pembentukan Koperasi Desa Merah Putih di seluruh wilayah dampingan.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 16.00 WIB tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Desa Cimalaka, Dadang Suryana, yang menyatakan dukungan penuh pemerintah desa terhadap peran strategis TPP dalam mengawal program prioritas pemerintah pusat.

Fokus utama rakor mencakup penegakan prosedur penanganan pelanggaran sesuai SK Kaban Nomor 423 Tahun 2026, penguatan materi pembangunan desa, serta fasilitasi pendirian Koperasi Desa Merah Putih.

Koordinator Kabupaten Sumedang, R. Tedja Jatnika, S.T., menegaskan pentingnya menjaga marwah profesi pendamping dengan mematuhi aturan main yang berlaku.

“Aturan main sudah jelas. Kita jaga marwah pendampingan agar tetap profesional dan berintegritas. Selain itu, hampir di setiap desa terdapat penderita TPP, oleh karena itu TPP wajib mensosialisasikan pencegahan kepada masyarakat desa sesuai Permendes Nomor 16 Tahun 2025,” tegas Tedja dalam arahannya.

Terkait program Koperasi Desa Merah Putih, tim utusan materi yang terdiri dari Acep Kurnia, S.T., Pipiet Phuspita Naela, SST., dan Dede Rasmana menekankan bahwa pendamping desa kini menjadi garda terdepan dalam memfasilitasi pembentukan koperasi.

Para pendamping diwajibkan turun langsung ke desa-desa untuk mendampingi proses musyawarah, penyusunan AD/ART, hingga pengurusan legalitas koperasi.

“Alhamdulillah ini bukan wacana lagi. Di Sumedang, para PLD dan PD sudah turun langsung ke desa-desa. Targetnya jelas, yakni mewujudkan Koperasi Desa Merah Putih yang kuat dan mandiri sebagai motor penggerak ekonomi warga,” ujar perwakilan tim KDMP.

Rakor ini juga diisi dengan sesi pendalaman materi mengenai strategi percepatan pembangunan desa, penguatan kelembagaan, Rembug Stunting, serta optimalisasi penggunaan Dana Desa yang disampaikan oleh TAPM Untung Abdul Haris, S.P.

Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi interaktif guna memetakan tantangan di lapangan serta menyamakan persepsi dalam menjalankan tugas pendampingan di wilayah Kabupaten Sumedang.

Penulis : Ujang Tahyudin / Jurnalis – Lokasi : (Kabupaten Sumedang)