Baznas Pasang Panel Surya untuk 102 Keluarga di Indramayu

Indramayu, Lingkar.news – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) meluncurkan program Rumah Terang Baznas sebagai proyek percontohan pemasangan panel surya di Desa Cikawung, Kabupaten Indramayu.

Ketua Baznas RI, Sodik Mudjahid, menyatakan bahwa program Rumah Terang Baznas merupakan salah satu dari 13 program prioritas lembaga yang berfokus pada pengentasan kemiskinan, pendidikan, dan peningkatan kesejahteraan umat.

“Hari ini kita langsung mengamalkannya di daerah Indramayu. Dan kami untuk satu paket perangkatnya seperti ini, ada kabelnya, ada lampunya, dan ada solar cell-nya,” ujar Sodik, Kamis (9/7/2026).

Sodik menjelaskan bahwa program ini menyasar target nasional sebanyak 452 kepala keluarga (KK). Untuk tahap awal, sebanyak 102 KK di Indramayu menjadi penerima manfaat, ditambah satu masjid, sehingga total 103 titik instalasi listrik ramah lingkungan telah terpasang.

Program ini dinilai memiliki ketahanan jangka panjang yang aman serta telah mendapatkan legalitas dari PT PLN (Persero).

“Dan ini (lampu) adalah berlaku untuk 10 tahun, minimal 10 tahun, begitu. Dan ini juga sudah diperbolehkan oleh PLN,” kata Sodik.

Program ini merupakan bentuk nyata pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah dari para muzaki di seluruh Indonesia guna memberikan dampak langsung bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Tadi kita sudah melihat buktinya, dari tempat yang gelap menjadi tempat yang terang. Dan 13 program prioritas Baznas itu adalah hasil dari zakat, infak, sedekah seluruh muzaki yang ada di Indonesia. Untuk pertama di Indramayu, untuk pekan ini 103,” kata Sodik.

Pihaknya berharap akses penerangan listrik ini mampu mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat di Desa Cikawung secara menyeluruh.

“Harapannya masyarakat semakin cerdas, semakin rajin belajar terutama putra-putrinya, semakin menambah semangat untuk hidupnya, semakin menambah ibadahnya, semakin menambah kerjanya, sehingga secara umum semakin sejahtera,” kata Sodik.

Salah satu penerima manfaat, Onoh (45), mengungkapkan rasa syukurnya setelah menanti selama 25 tahun tanpa akses listrik yang layak di rumahnya.

“Alhamdulillah pak, saya dapat bantuan lampu. Semoga ini menjadi berkah buat saya dan keluarga,” ujar Onoh.

Pewarta: Rara
Editor: Saiful Muhlis