Kolaborasi Bogor dan Bekasi Berhasil Cegah Banjir Besar di Bojongkulur

KAB. BOGOR, Lingkar.news Kolaborasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi berhasil mencegah potensi banjir besar di wilayah Bojongkulur, Kecamatan Gunungputri, meski hujan berintensitas tinggi mengguyur sejumlah wilayah sejak Rabu (11/2/2026) malam.

Bupati Bogor Rudy Susmanto mengungkapkan, Bojongkulur sebelumnya diprediksi mengalami banjir dengan ketinggian air mencapai 2 hingga 3 meter sekitar pukul 22.00 WIB.

“Namun karena kami berkoordinasi dengan Kota Bekasi, kolaborasi berjalan cukup baik sehingga banjir besar dapat dicegah,” ujar Rudy di Cibinong, Kamis (12/2/2026).

Pintu Air Sungai Cikeas Dibuka

Rudy menjelaskan, Pemkot Bekasi membuka pintu air Sungai Cikeas sehingga debit air dari hulu berkurang. Langkah ini berdampak signifikan karena rumah warga yang sebelumnya diperkirakan tergenang akhirnya tidak terdampak banjir besar.

Penanganan dilakukan secara cepat dan melibatkan berbagai unsur, seperti BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Lingkungan Hidup, TNI, Polri, Tagana, hingga kelompok masyarakat.

“Alhamdulillah, proses penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan tidak ada korban jiwa,” katanya.

Baca juga: 73 Rumah Terendam, Pemkab Bogor Turunkan Alat Berat Tangani Banjir di Cijayanti

Puting Beliung di Stadion Pakansari

Selain banjir, Kabupaten Bogor juga diterjang angin puting beliung di kawasan Stadion Pakansari. Beberapa pohon tumbang sempat menutup akses jalan, namun seluruh jalur telah dibuka kembali.

Rudy memastikan Stadion Pakansari tetap aman digunakan, termasuk untuk pertandingan Liga 2 yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu.

“Ada beberapa ruangan yang plafonnya runtuh dan sebagian atap perlu dibenahi, tetapi dari sisi keamanan masih aman digunakan,” jelasnya.

Prioritas Keselamatan Warga

Pemkab Bogor saat ini memprioritaskan keselamatan masyarakat dengan memastikan akses jalan kembali normal serta melakukan inventarisasi kerusakan akibat bencana, baik kategori ringan, sedang, maupun berat.

“Yang terpenting tidak ada korban jiwa. Fokus kami memastikan masyarakat aman dan aktivitas bisa kembali berjalan,” ujar Rudy.

Jurnalis: Ant
Editor: Basuki