BANDUNG BARAT, Lingkar.news – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) menyiapkan bantuan Rp10 juta per kepala keluarga (KK) bagi warga yang mengungsi akibat longsor di lereng Gunung Burangrang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.
Bantuan ini ditujukan untuk biaya kontrak tempat tinggal sementara sekaligus memenuhi kebutuhan hidup para pengungsi selama dua bulan ke depan.
“Nanti sepuluh jutaan per kepala keluarga untuk ngontrak dulu di mana terserah,” kata Dedi saat meninjau korban longsor di Bandung Barat, Sabtu (24/1/2026).
KDM menekankan pentingnya mengurangi tekanan psikologis bagi pengungsi, karena terlalu lama berada di posko pengungsian dapat berdampak pada kesehatan mental.
“Kalau di sini tambah stres jadi penyakit,” ujarnya.
Anggaran Bantuan untuk Dua Bulan
Dalam kunjungan tersebut, Dedi meminta Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, untuk segera menyiapkan alokasi anggaran bantuan.
“Per kepala keluarga Rp10 juta untuk cari kontrakan dan bekal hidup selama dua bulan dulu, sehingga kita akan fokus recovery bencananya, menyelesaikan penanganan pencarian korban yang masih tertimbun,” jelasnya.
Baca juga: Update Longsor Cisarua: 10 Orang Meninggal, 400 Warga Dievakuasi
Update Penanganan Korban Longsor
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat mencatat sebanyak 10 orang meninggal dunia akibat bencana longsor. Selain itu, 82 warga masih dinyatakan hilang dan hingga kini masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan.
Bencana longsor tersebut menyebabkan 30 rumah terdampak, dengan satu rumah dilaporkan rusak berat. Akibat kondisi yang membahayakan, sekitar 400 warga terpaksa dievakuasi ke lokasi yang lebih aman oleh petugas gabungan.
Jurnalis: Ant
Editor: Basuki