JAKARTA, Lingkar.news – Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa pemerintah akan segera memulai sejumlah proyek hilirisasi nasional dengan nilai investasi mencapai 6 miliar dolar AS (sekitar Rp101,3 triliun) dalam beberapa minggu ke depan.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat meresmikan Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan, Kalimantan Timur, yang dipantau secara daring melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (12/1/2026).
6 Proyek Hilirisasi Tahap Awal, Berpotensi Jadi 11
Prabowo menyebutkan, pada tahap awal pemerintah menyiapkan enam proyek hilirisasi yang siap dieksekusi. Jumlah tersebut bahkan berpotensi meningkat hingga 11 proyek.
“Kita dalam waktu beberapa minggu ini akan mulai. Kita harapkan minimal enam proyek hilirisasi, mungkin bisa sampai 11 proyek. Nilainya kurang lebih 6 miliar dolar AS,” ujar Prabowo.
Proyek-proyek tersebut menjadi bagian dari strategi nasional untuk mempercepat industrialisasi dan meningkatkan nilai tambah sumber daya alam Indonesia.
Investasi Besar Masuk, SDM Jadi Perhatian
Presiden menjelaskan, proyek hilirisasi akan dibarengi dengan masuknya investasi besar-besaran dari luar negeri. Oleh karena itu, kesiapan sumber daya manusia (SDM) dan tata kelola proyek menjadi perhatian serius pemerintah.
“Saya perkirakan investasi yang akan masuk cukup besar. Untuk itu kita harus benar-benar menyiapkan awak, menyiapkan manajemen, dan manager-manager muda yang mampu mengelola proyek-proyek ini,” kata Prabowo.
Baca juga: Prabowo Bahas Proyek Hilirisasi Rp100 Triliun dengan Danantara, Ini Bocoran Seskab
Hilirisasi Kunci Daya Saing Global
Prabowo mengakui bahwa proses industrialisasi idealnya membutuhkan waktu panjang, bahkan bisa mencapai 10 hingga 20 tahun. Namun, pemerintah berupaya mempercepat proses tersebut melalui kebijakan terintegrasi dan dukungan lintas sektor.
Presiden menegaskan, hilirisasi merupakan kunci bagi Indonesia untuk menghadapi persaingan global yang semakin ketat.
“Kita ini kaya, tapi kalau tidak kuat, kekayaan kita bisa direbut. Karena itu kita harus bekerja keras melalui program hilirisasi,” tegasnya.
Optimistis Capai Target Hilirisasi Nasional
Selain kesiapan SDM, Presiden juga menekankan pentingnya pendanaan dan pengelolaan yang transparan serta terarah. Pemerintah, kata dia, optimistis mampu mencapai target hilirisasi nasional jika seluruh proyek dikelola secara profesional.
“Kita membutuhkan uang, tapi saya optimistis dengan pengelolaan yang baik, kita akan mampu mencapai tujuan hilirisasi itu,” pungkas Prabowo.
Jurnalis: Ant
Editor: Basuki