Dompu (LINGKAR.NEWS) – Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, H. Mori Hanafi, menegaskan pentingnya fungsi pengawasan diperketat dalam pembangunan Pelabuhan Kilo di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, agar proyek tersebut memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Pengawasan harus diperketat agar pembangunan berjalan sesuai perencanaan dan tidak menyimpang. Yang paling penting, pelabuhan ini harus memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Mori Hanafi saat meninjau lokasi proyek bersama Bupati Dompu Bambang Firdaus, Rabu (29/04/2026).
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan pembangunan Pelabuhan Kilo berjalan optimal serta tepat sasaran sebagai bagian dari program pembangunan infrastruktur nasional.
Kunjungan itu turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Dompu Muttakun beserta anggota, kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Calabai Prayitno, Camat Kilo, para kepala desa, serta tokoh masyarakat Kecamatan Kilo.
Mori menekankan bahwa proyek pelabuhan bernilai miliaran rupiah tersebut harus direncanakan dan dilaksanakan secara matang agar tidak menjadi proyek mubazir.
Menurut dia, selain pembangunan fisik, kesiapan fasilitas operasional juga menjadi faktor penting agar pelabuhan dapat langsung berfungsi secara optimal setelah selesai dibangun.
“Jangan sampai hanya bangunan fisik tanpa kesiapan operasional. Itu harus dipikirkan sejak awal,” katanya.
Ia menambahkan, Pelabuhan Kilo memiliki posisi strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, terutama dalam memperlancar distribusi hasil perikanan, pertanian, serta membuka peluang pengembangan sektor pariwisata di wilayah Dompu.
Kunjungan kerja tersebut merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPR RI, khususnya Komisi V, dalam memastikan pembangunan infrastruktur transportasi laut di daerah berjalan sesuai rencana serta memberikan manfaat optimal bagi masyarakat. (LINGKAR NETWORK)
